Menginap, Bersantap, dan Beribadah: Penginapan Ramah Halal di Jepang
Bagi pelancong Muslim di Jepang, makan malam di penginapan adalah separuh perjalanan — menginap di ryokan atau resor onsen umumnya berarti bersantap di tempat. Halaman Hotel di Halal Gourmet Japan menampilkan akomodasi yang menyambut tamu Muslim dengan hidangan ramah halal, mulai dari hotel klasik bersejarah hingga ryokan pemandian air panas, termasuk beberapa yang terdaftar sebagai bersertifikat halal dan sejumlah yang memiliki musala.
Kawasan Nikko di Tochigi menawarkan banyak pilihan yang berdekatan. Sebuah hotel bersejarah yang beroperasi sejak zaman Meiji — dikenal pernah menerima Helen Keller dan Albert Einstein — menyajikan hidangan halal dan menyediakan pemandian privat. Hotel tepat di tepi Danau Chuzenji menyediakan hidangan halal dengan pemesanan lima hari sebelumnya, dan sebuah penginapan dekat sumber air panas Yumoto pun menyajikan menu halal. Di Kinugawa Onsen, sebuah hotel pemandian air panas menyebut menyiapkan hidangan untuk tamu Muslim di dapur terpisah dengan peralatan, bumbu, bahan, dan perangkat makan khusus, ditambah musala yang dilengkapi perlengkapan salat.
Anda juga bisa mencicipi kaiseki halal, hidangan Jepang yang disajikan dalam banyak sajian. Sebuah ryokan onsen ternama di Hitoyoshi, Kumamoto menyebut kaiseki halalnya yang dibuat dari bahan lokal digemari tamu Muslim, dan menyiapkan sajadah di kamar bila diminta. Di Atami, Shizuoka, sebuah penginapan menyebut kaiseki Jepang autentiknya bersertifikat halal, disajikan sepenuhnya dengan piring dan peralatan makan khusus. Di Shiga, sebuah ryokan menyediakan hidangan ala Jepang yang ramah halal dengan pemesanan terlebih dahulu, termasuk hidangan kepiting Jepang pada musim dingin. Penginapan seperti ini juga terdaftar sebagai bersertifikat halal di Halal Gourmet Japan.
Di luar yang klasik, ada pula penginapan berkarakter kuat: sebuah penginapan tepi laut di Kyotango, Kyoto bagian utara, memadukan hidangan yang sarat ikan segar musiman dengan pengalaman melaut bersama nelayan dan mengenakan kimono sambil memandang Laut Jepang. Penginapan bergaya kotej di Urabandai, Fukushima, menyebut menyiapkan hidangan dengan ayam bersertifikat halal serta bumbu yang bebas alkohol dan bahan turunan hewani. Di Miyajima, Hiroshima, sebuah penginapan menyajikan masakan Indonesia buatan pengelolanya yang Muslim asal Indonesia, dan hotel lain di Hiroshima menyediakan bento halal di meja resepsionis.
Banyak penginapan seperti ini meminta pemesanan hidangan halal jauh-jauh hari, jadi rencanakan lebih awal — lalu gunakan peta untuk menyusun perjalanan yang memberi tempat bagi setiap santap malam dan setiap waktu salat.
Konten diperiksa: 20 Agustus 2026